Search for collections on Repositori Universitas PGRI Pontianak

Pengaruh Komunitas Belajar (Kombel) dan Pengembangan Literasi Digital Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh

Uni, Nurany and Sri, Koriaty and Febrianto, Sabirin (2025) Pengaruh Komunitas Belajar (Kombel) dan Pengembangan Literasi Digital Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh. Teknologi Informasi. pp. 1-7. ISSN UNSPECIFIED

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (86kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (358kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (636kB)
Official URL: UNSPECIFIED

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komunitas Belajar (Kombel)
dan Literasi Digital Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP
Negeri 1 Nanga Pinoh, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi penelitian adalah
seluruh guru di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh dengan jumlah sampel sebanyak 52
guru yang ditentukan dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan
dengan angket skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji
prasyarat analisis, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: (1) Komunitas Belajar Guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Implementasi Kurikulum Merdeka, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,624
dan kontribusi sebesar 50,1%; (2) Literasi Digital Guru juga berpengaruh positif
dan signifikan terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka, dengan nilai koefisien
regresi sebesar 0,986 dan kontribusi sebesar 78,0%; serta (3) Komunitas Belajar
dan Literasi Digital Guru secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
Implementasi Kurikulum Merdeka dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar
0,797 atau 79,7%. Artinya, semakin aktif guru berpartisipasi dalam Komunitas
Belajar dan semakin tinggi tingkat Literasi Digital yang dimiliki, maka semakin
optimal pula pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah. Temuan ini
menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka tidak hanya
ditentukan oleh kebijakan kurikulum, tetapi juga oleh keterlibatan guru dalam
komunitas profesional dan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan teknologi
digital ke dalam proses pembelajaran.
Kata kunci : Komunitas Belajar, Literasi Digital Guru, Implementasi Kurikulum
Merdeka

Item Type: Article
Subjects: Artikel
Divisions: Fakultas Mipa dan Teknologi > Pendidikan Teknologi Informasi
Depositing User: perpus review ikip
Date Deposited: 05 Jan 2026 02:05
Last Modified: 05 Jan 2026 02:05
URI: http://digilib.upgripnk.ac.id/id/eprint/3816

Actions (login required)

View Item
View Item