NUR, SAPTRIANIZA and Bohari, - and Superman, - (2025) ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 2 SAMBAS. UNSPECIFIED. pp. 1-7. ISSN UNSPECIFIED
ABSTRAK.pdf
Download (286kB)
BAB I.pdf
Download (213kB)
BAB II.pdf
Download (394kB)
BAB III.pdf
Download (477kB)
Abstract
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif
dan bentuk penelitianya adalah studi kasus yakni yang berfokus pada
mengeksplorasi secara mendalam mengenai pembelajaran berdiferensiasi pada
mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Sambas. Informan dalam penelitian ini
adalah kepala sekolah, guru sejarah, dan siswa kelas XII SMA Negeri 2 Sambas.
Dokumen dan arsip yang digunakan meliputi Capaian Pembelajaran, dan Modul
Ajar Kurikulum Merdeka serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik wawancara, dan
teknik dokumentasi. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah
panduan observasi, panduan wawancara, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi
pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Sambas telah berjalan secara
komprehensif dan sistematis mencakup tiga tahap utama yang saling terintegrasi
yakni: 1) Perencanaan: Tahap ini diawali dengan asesmen diagnostik untuk
memetakan kesiapan dan gaya belajar siswa. Hasil asesmen ini kemudian
digunakan sebagai dasar oleh guru untuk menyusun modul ajar yang relevan 2)
Pelaksanaan: Guru mengimplementasikan diferensiasi konten, proses, dan produk
dengan mengunakan metode tutor sebaya atau jigsaw yang efektif dalam
mengelompokan siswa berdasarkan kemampuan awal siswa. Siswa yang lebih
unggul berperan sebagai tim ahli untuk membantu teman-temanya sehingga
terjadi kolaborasi yang aktif. 3) Evaluasi: Guru melaksanakan evaluasi
pembelajaran sejarah melalui refleksi formatif pada akhir pembelajaran. Selain itu
nilai sumatif juga berfungsi mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dengan
pemberian remedial dan pengayaan yang sesuai bagi siswa yang membutuhkan.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan tersebut maka penelitian ini
mengajukan saran sebagai berikut: 1).Meskipun metode yang diterapkan sudah
efektif penting bagi guru untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dengan
mengintegrasikan berbagai metode ataupun media dalam pembelajaran sejarah
seperti media audiovisual, video dokumenter atau podcast. Hal ini dilakukan agar
membuat pembelajaran sejarah menjadi lebih bervariasi, relevan, dan menarik
sehingga meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam belajar sejarah. 2) sekolah
diharapkan dapat mengadakan pelatihan workshop untuk guru secara berkala yang
berfokus pada pengembangan instrumen asesmen diagnostik yang lebih variatif
dengan memanfaatkan teknologi pendidikan. Dukungan ini penting dilakukan
untuk memastikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dapat berjalan
dengan optimal sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang responsive
terhadap kebutuhan setiap individu siswa 3) siswa diharapkan dapat
memanfaatkan metode tutor sebaya ini sebagai wadah untuk mengembangkan
potensi diri agar dapat berfikir kritis dan berkerja sama dengan tim karena
pengalaman belajar ini akan menjadi sangat bermakna sebagai bekal bagi kalian
dimasa yang akan datang.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Artikel |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | perpus review ikip |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 01:12 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:12 |
| URI: | http://digilib.upgripnk.ac.id/id/eprint/3863 |
